Jumat, 12 Februari 2010

Catatan kelabu II

Ingatkah dikau?
Akankah ‘kelabu’ itu kau ubah dengan ‘pekat’
Engkau tidak bermaksud mengubahnya
Namun, dengan sikapmu
Secara perlahan kau buat ‘pekat’
setelah sedikit cahaya mulai menerangi hatinya
akankah ‘pekat’ itu kau jadikan ‘bagian sejarah’
dalam hidupnya yang singkat ini?
Ketahuilah, sudah sekian lama
Ia tak mampu menghadirkan senyuman yang tulus
Sudah sekian lama ia mengharap
Ada seseorang yang mampu membuatnya tersenyum
Namun, disaat ia tersenyum dengan hadirmu
Kau sayat hatinya yang tersenyum itu dengan sikapmu
Akankah kau ubah ‘senyuman’ itu
dengan ‘kebekuan’ yang sudah menjadi bagian dalam hidupnya?
21-12-2009

Enter your email address:

Hopeless


Jangan Ganggu Aku
(saat bersama Dia)



Ssst …
Jangan diganggu
Aku sedang melukis rindu

Ssst …
Jangan diganggu
Sebab rinduku tak bisa ditebak oleh waktu

Ssst …
Jangan diganggu
Dia pecemburu

Ssst …
Jangan diganggu
Rinduku pada-Nya, tak sebesar rindu-Nya padaku

Ssst …
Jangan diganggu
Sebab kami bertemu tuk melepas rindu dikalbu

Ssst…
Jangan diganggu
Dia selalu dihati orang yang merindu..




Pada-Mu

Ya Allah dengan segala kemuliaan
dan keagungan yang Kau miliki,
hamba memohon, berharap dengan rahmat-Mu
kesempurnaan iman kami, kekuatan kami
dalam menjaga agama dan syariat-Mu,
belas kasih dan luas samudera ampunan-Mu Ya Rabbana...
dari setiap salah dan khilaf kami,
hamba yakin dengan dosa-dosa kami,
namun, hamba lebih yakin lagi
dengan ampunan yang kau janjikan..
usia kami bertambah ya Allah,
tambahkan pula keluasan rejeki kami..
berkah dan ridho-Mu mengiringi langkah-langkah kami selanjutnya,
menyongsong kehidupan yang lebih baik,
menjadi kekasih dari kekasih-Mu Muhammad,
Ya Allah sertakan shalawat serta salam kami
Kepada kekasih-Mu Muhammad,
kami memendam rindu yang hebat kepada-Mu,
kepada kekasih-Mu Muhammad,
dan kepada orang-orang yang kunanti rindu dan cintanya.
Dengan segenap kemuliaan-Mu Ya Rabbanaa...
Tuhan semesta alam, Nama dan Dzat-Mu berselimut dengan kesucian..

Enter your email address:

Setengah Sejarah

Seindah musim semi
Jalanku bersama dengan bebanmu
Menutup sunyi yang kita buat sendiri
Saat bulan menjadi beludru

kadang langkahku terhenti
Di sela-sela perjalanan
Tertunduk menatap tanah yan kupijak
Tuk engggan bertahan

Kau meraihku dengan senyummu
Mengajakku mengais sisa hidup
Di situ kutemukan warna matamu
Bersama bening di wajah hening

Bersiaplah merubah dunia
Meski perjalanan ini tertatih-tatih
Kekuatan itu bersama doa ibu
Mantranya ampuh tiada tara

Musim semi akan tergantikan
Tetaplah dalam pijakan keteguhan
Mungkin ia tiba saat fajar
Tuk menjemput mimpi-mimpi kita
(bersama bidadari.....)


Untuk 2 saudariku : " Happy B'Day"

Enter your email address:

Rabu, 06 Januari 2010

Bening di Kala Senja

kala kutatap langit biru berubah menjadi kelabu, ‎
pesona mataharipun enggan berseri. ‎
Tak lama hujanpun mengganti ‎
kekosongan langit yang tak bertepi. ‎
Dibawah payung jingga ‎
kulangkahkan kaki menuju pada surau amanah, ‎
meski tubuh serasa payah. ‎
Disana, ada yang telah menungguku ‎
dengan senyum, kerinduan, harapan ‎
dan karena itulah yang membuatku bersemangat ‎
serta bertahan tuk hidup. ‎
Tak ada keindahan atau kesenangan ‎
yang membuat hati ini terketuk selain menatap mereka, ‎
melihat senyum tanpa beban diwajah ‎
atau ulah usilnya yang membuatku kangen ‎
dan ingin selalu disamping mereka. ‎
Aku teringat ketika masih dalam buaian bunda, ‎
yang mengajarkan banyak hal ‎
tentang kehidupan yang dunia. ‎
Masa kecil adalah masa yang indah, ‎
meski bunda sibuk bekerja ‎
tapi kasih sayang, cintanya, perhatiannya, ‎
doa-doa dari bibirnya sangat kurasa ‎
dan terbawa saat diri mulai beranjak dewasa. ‎
Tak terlewatkan pula sosok ayah ‎
yang kukenang di lubuk hati terdalam, ‎
beliau selalu ajarkan akhlak, kedisiplinan, ketekunan, ‎
sehingga diri ini tumbuh sebagai pribadi yang punya tanggung jawab, ‎
darinya kubelajar banyak tentang ketegaran dalam menapaki kehidupan. ‎
Saat langkah kaki berayun tuk kembali pulang, ‎
tampak jalan setapak bagai sungai baru ‎
menutup daratan desaku, ‎
tak mungkin pula aku harus berhenti, ‎
bukankah air mengalir atas ijin-Nya? ‎
Oh, hujan yang indah.‎

Enter your email address:

Catatan Kelabu : Aa'

Berapa banyak hari-hari yang kulalui
Setiap kali, tatkala aku menatapnya
Seolah-olah tak pernah singgah
Kegelisahan dan kegundahan atasku

Namun, waktu kembali menyiksaku ‎
dengan keterbatasan
pandangan itu takkan pernah lekang di mata
waktu pulalah yang memaksaku untuk pulang
dan berhenti memandangnya

sehingga, kegundahan dan kegelisahan itu
seolah-olah menjadi bagian hidupku

Enter your email address:

Selasa, 29 Desember 2009

SEMIKAN DUNIA SASTRA DILINGKUNGAN SEKOLAH DASAR‎


Karya sastra merupakan hasil penafsiran kehidupan yang dilakukan oleh ‎sastrawannya. Dengan karya sastra pengarang dapat mengkomunikasikan tulisannya ‎pada pembaca dan pemerhati karya sastra sehingga dapat dinikmati isinya. Pentingnya ‎pengajaran sastra di kalangan siswa terutama siswa sekolah dasar akan membawa arus ‎segar, sehingga siswa akan lebih familliar dengan karya sastra dilingkungan sekitar. ‎Siswa juga akan terbiasa dengan karya sastra yang telah diperkenalkan baik dari guru ‎mata pelajaran maupun dari berbagai media (majalah, internet, koran, dll) yang ‎mereka baca sehingga dapat mengekspresikan karyanya sendiri dan dinilai oleh orang ‎lain (kritik sastra). Pengajaran sastra dikalangan siswa sekolah dasar tidaklah mudah. ‎Apalagi siswa yang tidak berminat untuk mengapresiasikan sastra sangatlah banyak.‎
Melalui pengajaran sastra, siswa diharapkan memiliki wawasan yang cukup ‎memadai tentang sastra, bersikap positif terhadap sastra serta mampu ‎mengembangkan wawasan, kemampuan, dan sikap positifnya lebih lanjut. Dengan ‎kata lain, melalui pengajaran sastra diharapkan akan tertanam daya apresiasi yang ‎baik pada siswa yang pada gilirannya akan membawa dampak positif bagi apresiasi ‎dikalangan masyarakat yang lebih luas (Suminto, 2005)‎
Akan tetapi keinginan untuk menghidupkan karya sastra dilingkungan siswa ‎sangat kecil sekali. Hal ini terbukti semakin seretnya pemasaran karya-karya yang ‎diterbitkan dan minimnya kegemaran membaca karya sastra baik yang diperpustakaan ‎maupun pada media lainnya. Ada hal yang sangat penting saat ini untuk ‎menumbuhkan minat pada karya sastra apalagi mewujudkan cinta baca karya sastra ‎diantaranya yaitu:‎

‎1.‎ Tumbuhkan minat baca pada karya sastra, dengan mengajak siswa ke ‎Perpustakaan yang telah tersedia dengan memberi tugas apresiasi ‎karya sastra, baik dengan menceritakan kembali apa yang telah dibaca, ‎sinopsis, reverensi buku, dll. Siswa juga diajak berperan serta ‎membuat karya sastra (mengarang) baik berupa puisi, cerpen, dll dan ‎dibacakan didepan kelas. ‎
‎2.‎ Meningkatkan tiras buku sastra,‎
Dewasa ini, perkembangan sastra makin meluas. Banyak pendatang ‎baru dalam dunia sastra untuk mengekspresikan karya sastranya baik ‎dicetak berbentuk buku maupun berbentuk media maya (internet). ‎Akan tetapi mereka yang tidak punya komputer dirumah kesulitan ‎untuk membaca karya sastra lewat internet. Apalagi bagi siswa SD ‎yang masih banyak yang awam dengan media maya tersebut, bagi ‎siswa yang sudah terbiasa dengan komputer tidak akan susah untuk ‎mencari dan mendownload langsung bacaan sastra. Untuk itu ‎dibutuhkan penulis karya sastra yang bermutu untuk siswa sekelas ‎Sekolah Dasar dan mencetak karyanya berupa buku sebanyak mungkin ‎sehingga siswa akan lebih banyak mendapat pengetahuan tentang ‎sastra.‎
‎3.‎ Meningkatkan mutu karya sastra.‎
Semakin maraknya karya sastra saat ini yang dibukukan atau yang ‎diposting lewat internet dapat memberikan angin segar pada para ‎pecinta sastra. Apalagi sangat bermanfaat bagi siswa dan pengajar ‎bahasa indonesia dilembaga pendidikan. Akan tetapi, semakin ‎menjamurnya karya sastra hendaknya diperhatikan mutunya. Sehingga ‎dikalangan siswa dapat menerima dengan baik pelajaran sastra saat ini. ‎Sedikit sekali kita jumpai karya sastra yang mutunya bagus untuk ‎dibaca oleh kalangan sekolah dasar. Semoga saja masih ada semangat ‎bagi penulis untuk mengembangkan karya sastra yang dapat diterima ‎siswa SD dan dapat menjadi modal utama bagi siswa untuk belajar ‎bahasa indonesia khususnya pada dunia sastra.‎
‎4.‎ Menumbuhkan minat untuk mengulas dan mengritik karya sastra. ‎
Sebagai pengajar bahasa indonesia haruslah lebih kreatif dalam metode ‎pengajarannya. Seorang siswa tidak akan berhasil jika tidak ada ‎dukungan khusus dari pengajar itu sendiri. Siswa dapat menerima ‎pelajaran sastra karena adanya masukan dari guru lewat mata pelajaran ‎bahasa indonesia. Dengan adanya panduan dari pengajar, hendaknya ‎siswa diajarkan bagaimana cara mengkritik dan mengulas sebuah karya ‎sastra. Agar nantinya mereka tidak lagi canggung untuk mengeluarkan ‎pendapat lewat kritik sastra atau mengulas karya sastra itu sendiri.‎
‎5.‎ Meningkatkan pertumbuhan majalah bulanan sastra, sehingga peminat ‎karya sastra dapat karya-karya segar dari orang lain.‎
Saat ini sudah banyak kita temui majalah atau koran yang memuat ‎pendidikan tentang karya sastra. Sorang pelajar dapat ‎mengapresiasikan karya sastra mereka lewat majalah atau koran yang ‎diterbitkan oleh lembaga baik disekolah maupun pemerintah kota ‎setempat. Pelajar juga dapat membaca karya sastra orang lain sehingga ‎dapan menambah wawasannya tentang sastra.‎
‎6.‎ Mengadakan sayembara-sayembara sastra, baik dilingkungan sekolah, ‎antar sekolah, maupun sampai tingkat nasional.‎
Ada rona kebahagiaan dalam dunia sastra saat ini, dimana karya sastra ‎mulai banyak diminati oleh semua kalangan, khususnya bagi para ‎pelajar. Sebuah penghargaan besar jika karya sastra kita mendapat ‎tempat khusus dan dapat dijadikan ajang kompetensi. Banyak sekali ‎kita temukan sayembara-sayembara untuk mengapresiasikan karya ‎sastra seperti penulisan novel, cerpen atau puisi di koran, majalah atau ‎di internet. Dari sini perkembangan minat terhadap sastra sangat berarti ‎sekali, apalagi bagi para pecinta sastra dan pelajar khususnya.‎
‎7.‎ Mengadakan siaran acara sastra dan pembicaraan buku sastra di ‎televisi.‎
Satu hal yang menarik dapat kita jumpai pada siaran live televisi pada ‎beberapa stasiuin televisi di Indonesia yang memberikan udara segar ‎bagi pelajaran sastra (bahasa indonesia) bagi pelajar dengan pemateri ‎yang sangat ahli dalam bidangnya. Dan siswa dapat bertanya jawab ‎secara interaktif didalamnya. Sehingga kesulitan yang dihadapi dalam ‎memahami pelajaran tersebut dapat terjawab. Hal ini juga sangat ‎membantu sekali bagi pengajar (bahasa) sehingga dapat masukan yang ‎berarti untuk meningkatkan kualitas pengajaran.‎
Disamping itu adanya seminar yang membahas karya sastra juga sering ‎dijumpai dan lagi adanya bedah buku sastra oleh penulis sudah masuk ‎pada lembaga pendidikan, yang dulunya hanya pada lingkungan ‎kampus tapi kini sudah merambat pada lingkungan sekolah baik ‎tingkat SD, SMP, ataupun SMA. Dengan ini akan sangat membantu ‎sekali untuk meningkatkan minat dalam kajian sastra di indonesia, dan ‎akan kita temukan lagi penerus baru seperti Khoiril Anwar, Amir ‎Hamzah, Hamka dan penyair lain yang tumbuh dikalangan pelajar dan ‎para pecinta sastra Indonesia.‎

Seorang siswa tidak hanya dikenalkan dengan buku sastra indonesia, mereka ‎juga harus mengetahui nama pengarang, judul buku, jalan cerita, kapan dikarang dan ‎riwayat pengarang, dengan sinopsis buku. Hendaknya seorang guru melatih siswa ‎dengan meningkatkan minat baca, kemampuan mengarang dan mengajak mereka ‎bertemu dengan sejumlah sastrawan tamu yang berbicara dan berdiskusi tentang karya ‎mereka. Harapan dalam pengajaran karya sastra tidak lain adalah untuk menjadikan ‎lapisan bangsa terpelajar yang membaca buku dan mampu menulis surat, laporan, ‎proposal dan karangan untuk pekerjaan apapun sebagai sumbangsih pendidikan dan ‎pengajaran sastra. ‎

Kota sejuk, akhir April 2009‎

Enter your email address:

Minggu, 27 Desember 2009

Muharram Adhim


Bulan Muharram adalah bulan yang agung, dan keutamaannya sangat banyak. ‎dianjurkan pada bulan ini berpuasa sunnah.‎
adapun amaliyah dibulan muharram adalah:‎

‎1. puasa diakhir dan awal tahun‎
al. Hafidz ibn Hajar menyebutkan, sesungguhnya telah diriwayatkan dari ‎Sayyidatina Hafsah Ra dari Rosulullah SAW beliau bersabda: " Barangsiapa ‎berpuasa di hari terakhir bulan Dzulhijah dan awal hari bulan Muharram, maka ‎Allah SWT akan menjadikannya sebagai pelebur dosa 50 tahun, dan puasa sehari ‎di bulan Muharram sama dengan 30 hari diselainnya".‎

‎2. Puasa hari kamis, jumat dan sabtu‎
Rosulullah SAW bersabda: " Barangsiapa berpuasa tiga hari dari bulan-bulan ‎haram(yaitu Muharram, Dzulqodah, Dzulhijah, dan rajab) pada hari kamis, ‎jumat dan sabtu secara berturut-turut, maka Allah SWT akan menulis ‎baginyaibadah 700 tahun.‎

‎3. memperbanyak membaca ayat kursi‎
beberapa ulama' mengatakan " Barang siapa membaca ayat kursi 360 x beserta ‎basmalah dihari pertama bulan muharram dan membaca doa 'Allahumma yaa muhawwil ahwal, hawwil haali ila ahsanil ahwal, ‎bihaulika waquwwatika yaa 'azizu yaa muta'al, washollallahu ta'ala 'ala ‎sayyidina muhammad wa 'ala aalihi washohbihi wasallam'maka dia ‎akan terjaga dari hal-hal yang tidak disenangi selama tahun tersebut.‎

‎4. Amalan dibulan Assyura (10 muharram)‎
a. puasa Assyura
dari Abi Qotadah, ditanya Rosulullah SAW tentang puasa hari assyura, beliau ‎berkata: menggugurkan dosa setahun yang lewat
b. meluaskan nafkah pada keluarga
c. memperbanyak bacaan hasbunallah dan tasbih agar Allah SWT mencukupi ‎‎(menjaga) dari kejelekan tahun tersebut (hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal ‎maula wani'mannashir)‎
d. memperbanyak istighfar
e. menyantuni anak yatim, disunahkan membelai kepalanya dengan rasa kasih ‎sayang pada anak yatim.‎


‎"Selamat Tahun Baru 1431 H"‎

Enter your email address: